Pada hari ini, Sabtu tanggal 30 Maret 2024 atau pinanggal Saniscara Umanis Pujut, telah dilaksanakan rangkaian terakhir dari Karya Agung Mamungkah, Mapedagingan, Ngenteg Linggih, Tawur Labuh Gentuh, Mapedudusan Agung Manawa Ratna, Mapeselang lan Mapedanan yang diselenggarakan di Pura Puseh Desa Adat Pesaban. Pada prosesi penyineban ini dilaksanakan mulai dari pukul 08.00 pagi hingga selesai nyineb Ida Bethara ke linggih soang-soang sekitar pukul 15.00. Pada acara penyineban ini, dipuput oleh Ida Pedanda Gde Jelantik Putra Manuaba dari Griya Nyanglan Klungkung serta Ida Pedanda Istri Ratna Kania dari Griya Alangkajeng Nongan. Pada prosesi nyineb karya ini dilanjutkan dengan Nuwek Bagia Pulekerti dan Medana-dana yang diikuti oleh warga Desa Adat Pesaban. Acara berlangsung lancar dan terlihat antusias dari masyarakat untuk turut serta ngayah.
Upacara persiapan Karya Agung ini sendiri telah dilaksanakan sejak akhir tahun 2023 berdasarkan Surat Keputusan Bendesa Adat Pesaban Nomor 08/DA-PSB/XI/2023 tentang Pembentukan Prawartaka Karya Agung Mamungkah, Mapedagingan, Ngenteg Linggih, Tawur Labuh Gentuh, Mapedudusan Agung Manawa Ratna, Mapeselang lan Mapedanan Ring Pura Puseh tertanggal 12 November 2023. Berdasarkan Surat Keputusan ini, menunjuk Jero Mangku Komang Dharma Suyasa sebagai Ketua Umum, Drs. I Wayan Sujana sebagai Wakil Ketua Umum, I Wayan Sudiarnata sebagai Sekretaris Umum, serta I Wayan Dhiantara sebagai Bendahara Umum.
Setelah Prawartaka Karya atau Panitia Umum Karya terbentuk, barulah disusun baga-baga pendukung serta tambahan personel pada posisi Sekretaris dan Bendahara yang bertujuan membantu kinerja yang diisi dari masing-masing perwakilan Banjar Adat. Setelah semua seksi atau baga disusun, barulah Ketua Umum mengeluarkan Surat Keputusan Nomor 1 Tahun 2023 tentang Susunan Anggota Seksi Pada Masing-Masing Koordinator Kegiatan tertanggal 19 November 2023. Sehingga setelah terbentuknya susunan panitia ini, selanjutnya bertanggung jawab kepada Ketua Umum untuk kemudian Ketua Umum akan bertanggung jawab sepenuhnya termasuk pelaporan kegiatan kepada Bendesa Adat Pesaban.
Prosesi awal dari karya agung ini dilaksanakan pada tanggal 2 Desember 2023 pinanggal Saniscara Paing Kelawu yaitu dengan matur piuning serta Ida Pedanda nyukat genah yang bertujuan untuk menentukan lokasi dari titik yang akan dipergunakan sebagai tempat lokasi meletakkan banten, tawur, dan lain sebagainya. Kemudian pada tanggal 10 Januari 2024 pinanggal Buda Umanis Kulantir dilakukan matur piuning di kahyangan tiga serta ring dadia-dadia yang berada di wilayah Desa Adat Pesaban.
Selanjutnya, pada 9 Maret 2024 pinanggal Saniscara Kliwon Kuningan dilaksanakan Tawur Labuh Gentuh serta Melaspas Pedagingan yang dipuput Ida Pedanda Siwa, Buda serta Bujangga Waisnawa. Rangkaian acara penting selanjutnya adalah melasti di Pura Watu Klotok pada tanggal 17 Maret 2024 pinanggal Redite Pon Medangsia serta puncak karya yang dilaksanakan pada pinanggal Anggara Kliwon Medangsia tanggal 19 Maret 2024.
Secara keseluruhan, acara Karya Agung ini berjalan sangat baik dan lancar. Jero Mangku Komang Dharma Suyasa yang juga merupakan Staff Ahli Bupati Klungkung mengatakan bahwa antusiasme masyarakat Desa Adat Pesaban amat tinggi dengan dibuktikannya banyak atur-aturan punia serta bakti yang luar biasa. Pada puncak karya, Jero Mangku Komang Dharma Suyasa juga mengucapkan ucapan terima kasih kepada warga Desa Adat Pesaban atas lancarnya kegiatan karya agung ini, dimana karya agung seperti ini di Desa Adat Pesaban belum pernah dilaksanakan kembali sejak terakhir kalinya dilaksanakan pada tahun 1930-an. Itu artinya, generasi sekarang di Desa Adat Pesaban amat sangat beruntung bisa menjadi saksi atas terlaksananya karya agung ini pungkasnya.
Dokumentasi karya bisa dilihat pada :